Vokalis Linkin Park Ditemukan Tewas Gantung Diri

Vokalis dari Linkin Park, Chester Bennington telah meninggal dunia. Chester meninggal pada usia yang terbilang masih muda yaitu saat umurnya 41 tahun.

Petugas penegak hukum yakin Bennington meninggal karena bunuh diri. Mayatnya ditemukan tergantung di dalam kediamannya di Los Angeles sesaat sebelum pukul 9:00 pagi pada hari Kamis.

Mike Shinoda, teman band Bennington di Linkin Park, membenarkan kabar tersebut di Twitter. “Terkejut dan patah hati, tapi memang benar,” tulisnya. “Pernyataan resmi akan keluar begitu kita memilikinya.”

Bennington lama berjuang dengan kecanduan narkoba dan alkohol. Dia baru saja kehilangan seorang teman dekat, Chris Cornell, yang meninggal karena bunuh diri di bulan Mei. Bennington menyanyikan “Hallelujah” di pemakaman Cornell. Kebetulan, hari tersebut akan menjadi ulang tahun ke-53 Cornell.

Sebagai vokalis dari Linkin Park, Bennington menyanyikan beberapa lagu yang paling dikenal dari awal dan pertengahan, termasuk “In the End”, “Numb”, dan “What I’ve Done”. Rilis sophomore band ini, Meteora tahun 2003, tetap menjadi salah satu album alt-rock terlaris sepanjang masa, menghasilkan lebih dari 27 juta kopi di seluruh dunia. Beberapa track Meteora kemudian direkam ulang oleh JAY-Z pada EP kolaborasi, Collision Course 2004 mereka. Sampai saat ini, Linkin Park telah menjual lebih dari 70 juta di seluruh dunia dan memenangkan dua Grammy Awards.

Selain Linkin Park, Bennington secara singkat mendahului Stone Temple Pilots menyusul penembakan Scott Weiland pada 2013.