Ayah Avicii Berterima Kasih Untuk Penghargaan Untuk Anaknya

Klas Bergling memuji “setiap penghormatan luar biasa yang telah diberikan kepada Tim dan musik anaknya” dalam pidato pada upacara penghargaan di Swedia tadi malam (15 Agustus).

Ayah dari almarhum DJ Avicii membuat penampilan publik pertamanya semalam (15 Agustus) sejak kematian putranya untuk menerima penghargaan atas namanya di upacara penghargaan Swedia.

Avicii – nama asli Tim Bergling – ditemukan tewas akibat bunuh diri di kamar hotelnya di Oman pada 20 April. Keluarga dari DJ kelahiran Stockholm merilis pernyataan enam hari setelah kematiannya yang termasuk bagian: “Dia benar-benar berjuang dengan pemikiran tentang Makna, Hidup, Kebahagiaan. Dia tidak bisa pergi lebih lama lagi. Dia ingin menemukan kedamaian. ”

Avicii dihormati di upacara Rockbjörnen Swedia di malam las Stockholm, dengan lagunya ‘Tanpa Anda’ memenangkan penghargaan yang dipilih penggemar untuk Song of the Year.

Menerima penghargaan atas nama Avicii, ayahnya Klas Bergling berpidato singkat berterima kasih kepada para penggemar karena menghormati putranya.

“Saya senang telah diberi kesempatan untuk berada di sini malam ini untuk mengucapkan terima kasih atas penghargaan luar biasa ini bahwa Anda telah menghadiahi Tim dan Sandro [Cavazza, kolaborator Avicii], dan untuk setiap orang dari Anda yang telah memilih ‘Tanpa Anda, ‘lagu yang luar biasa,’ kata Bergling [via Aftonbladet].

Berterima kasih untuk semua penghargaan bagi anaknya

“Tetapi juga, dan barangkali yang paling penting, untuk mengucapkan terima kasih untuk semua penghargaan luar biasa yang telah Anda berikan kepada Tim dan musiknya. Dari semua penggemarnya dan yang lain, dari gereja, sekolah, festival, dan banyak lagi.

“Itu hampir tidak bisa dimengerti dan itu telah menghangatkan hati kami, semua keluarga, selama masa sulit ini – jadi sekali lagi, terima kasih banyak untuk semua orang.”

Awal bulan ini, dilaporkan bahwa single Avicii menampilkan Chris Martin – bisa ditetapkan untuk rilis dalam waktu dekat. Single ini diprediksi akan menjadi salah satu obat yang bisa mengobati kerinduan bagi para penggemar DJ tersebut pasca meninggalnya Avicii.

Kematian Avicii Diduga Akibat Bunuh Diri

Kematian Dj terkenal, Avicii memenang menggemparkan dunia. Dj yang masih sangat muda dan telah mendapatkan kesuksesan itu ditemukan tewas di apartemennya pada 20 April 2018 lalu. Penyebab kematian Dj ini pun belum dikonfirmasi lebih jauh dan pihak keluarga juga tidak membeberkan detail.

Menurut TMZ, kematian Avicii disebabkan oleh bunuh diri. Dj tersebut menurut TMZ menggunakan botol Wine yang pecah lalu menyayat ke lehernya sehingga menyebabkan kematian Avicii.

Banyak spekulasi tentang kematian ini memang. Polisi sendiri telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada tanda-tanda akan tindakan kriminal atas kematian sang Dj. Depresi menjadi spekulasi penyebab tindakan bunuh diri yang dilakukan oleh Avicii.

Jika memang depresi menjadi penyebab bunuh diri yang dialami oleh Avicii, maka ini menambah daftar deretan artis dunia yang memilih bunuh diri akibat depresi yang dialaminya.

Depersi dan bunuh diri

Depresi memang kerap membuat orang tidak berpikir jernih sehingga bisa mengambil tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Bukan hanya Avicii, sebelumnya, vokalis Linkin Park Chester Bennington juga meninggal akibat bunuh diri lantaran depresi yang dialaminya.

Sebelum Chester, vokalis Audioslave, Chris Cornell juga mengalami depresi sehingga membuatnya mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Kasus-kasus tersebut memang terkadang membuat hal yang tidak terduga bisa dilakukan oleh orang-orang yang memang merasa depresi. Ada banyak penyebab depresi, dan tentu saja ini merupakan masalah kejiwaan yang harus disembuhkan sehingga tidak membuat depresi berat yang mengakibatkan hingga kenekatan untuk bunuh diri seperti pada banyak kasus.