Cara Membuat Musik Indonesia Go International Versi Yovie Widianto

Musisi ternama Tanah Air, Yovie Widianto memiliki pandangan tersendiri mengenai bagaimana industri musik Indonesia bisa dikenal dunia. Salah satu cara yang bisa dilakukan menurut Yovie adalah dengan menggunakan bahasa Indonesia itu sendiri pada setiap lagunya.

Memang industri musik dunia saat ini masih tak bisa menjauh dari kiblat Barat. Dengan hal ini, wajar saja banyak orang yang berpikir untuk mampu bersaing dalam kancah musik internasional harus membuat karya(lagu) dnegan bahasa Inggris. Hal ini menurut Yovie tak sepenuhnya benar, ia mencontohkan bagaimaan Korea Selatan dan negara Latin yang saat ini memiliki industri musik yang sangat maju. Ia menambahkan, tetap menggunakan bahasa bukan halangan untuk membawa musik Indonesia untuk go international.

Bagi Yovie Widianto, tetap menggunakan bahasa sendiri bukanlah halangan untuk bersaing dengan musisi dunia lainnya. Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa membawa musik Indonesia lebih maju adalah cita-citanya sebagai seoerang musisi.

Memang ada kecenderungan bahwa musisi luar harus menggunakan bahasa Inggris untuk mudah dikenal, tetapi Yovie memiliki pandangan yang berbeda.

Jangan ubah musik Indonesia ke bahasa lain

Meskipun ada pandangan mengenai harus membuat karya dalam bahasa Inggris untuk bisa go international, tetapi menurut Yovie justru musik Indonesia harus bisa dipertahankan sekuat mungkin dibandingkan harus membuat ke bahasa lain.

Musik sendiri memang bisa menjadi alat untuk mengenalkan berbagai hal. Kita bisa melihat bagaimana Korea Selatan berhasil membuat gebrakan besar. Banyak Boyband dan Girlband asal Korea yang dikenal dunia, yang menariknya – negara tersebut tetap menggunakan bahasanya sendiri.

Dari kesuksean musisi Korea tersebut bisa diambil pelajaran bahwa untuk bisa mendunia, mengubah bahasa bukanlah sesuatu yang wajib. Pandangan Yovie ini juga menjadi salah satu ‘tamparan’ bagi banyak musisi yang memiliki pandangan harus mengikuti arus dengan penggunaan bahasa asing.

Mau bagaimana pun, menggunakan bahasa sendiri tentu lebih baik ketimbang bahasa asing. Memang tak ada larangan untuk menggunakan bahasa asing dalam setiap karya, tetapi jika mampu membawa karya dengan bahasa sendiri ke kancah internasiol tentu memberikan nilai tambah.

Yang menjadi pertanyaan, bisakah Indonesia meniru Korea yang musiknya sukses di kancah internasional dengan menggunakan bahasa-nya sendiri?